Penyebab Migrain

Apa penyebab migrain ?

Penyakit migrain adalah sakit kepala yang paling sering dialami dan dikeluhkan oleh orang-orang. Kata ‘ migrain ‘ sendiri berasal dari bahasa Yunani yang disebut sebagai ‘hemicrania’ yakni ‘hemi’ yang berarti ‘setengah dan ‘cranium’ berarti ‘tengkorak kepala’. Serangan penyakit migrain ini bisa menyerang secara tiba-tiba yang tentunya sangat menghambat aktivitas yang dilakukan oleh penderita migrain. Migrain disebut-sebut juga merupakan penyakit yang bisa diwariskan dalam silsilah anggota keluarga. Penderitanya juga akan sangat sensitif terhadap cahaya dan suara. Kemudian, penyakit migrain lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria. Diperkirakan kasus migrain ditemukan pada 25% dekade pertama kehidupan, 50% pada 20 tahun dan 90% terjadi sebelum umur 40 tahun.

Penyebab penyakit sakit kepala migrain sendiri belum diketahui secara pasti. Namun, ada kemungkinan bahwa terjadi hiperaktifitas impuls listrik otak sehingga aliran darah di otak meningkat. Hal ini menyebabkan pembuluh darah otak melebar dan luka radang.

Secara garis besar umumnya penyakit migrain terbagi menjadi 5 kategori namun yang paling umum dan terkenal ada 2 kategori, yakni sebagai berikut:

1. Migrain Tanpa Aura
Untuk mendiagnosis migrain tanpa aura diperlukan lima serangan sebagai penandanya, yang berlangsung selama 4-72 jam. Ciri-cirinya adalah bisa beberapa dari ciri-ciri migrain tanpa aura berikut ini: lokasi satu sisi, berdenyut, intensitas nyeri sedang atau berat, diperparah lagi oleh aktivitas rutin dan bisa menyebabkan aktivitas menurun. Gejala lainnya juga ditandai oleh beberapa gejala berikut: mual atau muntah dan fotofobia atau fonofobia.

2. Migrain Dengan Aura
Migrain dengan aura hampir sama dengan tanpa aura namun perbedaannya terletak pada gejala neurologis fokal yang menyertai atau mendahuluinya. Aura tersebut mencakup gejala sensorik, visual, motor dan bahasa.

Nah, bagaimana cara untuk mencegah dan mengatasi migrain ? Berikut beberapa saran yang bisa Anda lakukan agar meminimalisir terjadinya migrain atau bahkan sama sekali bisa mencegahnya:

1. Menghindari stres
Faktor pemicu sakit kelapa migrain yang paling umum adalah stres. Memang problem atau masalah lainnya tidak bisa terelakkan namun bukan berarti Anda tidak bisa mengurangi stres dengan salah satu cara metode relaksasi.

2. Tidur yang cukup
Penyebab migrain adalah memiliki kebiasaan tidur yang buruk. Oleh karena itu, pertahankan jadwal tidur yang ideal – tidak kurang dan tidak lebih. Jam tidur yang ideal adalah 7-8 jam sehari, kurang atau kelebihan akan memicu migrain.

3. Mengurangi konsumsi kafein dan alkohol
Beberapa makanan, minuman dan kebiasaan bisa menyebabkan migrain. Oleh karena itu, Anda bisa membuat catatan harian mengenai pola hidup dan konsumsi Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui pasti apa penyebab migrain yang melanda Anda.

4. Cukup minum
Kekurangan asupan air bisa menyebabkan sakit kepala. Oleh karena itu, cukup minum adalah penting untuk diperhatikan!

Namun jika migrain sudah terjadi maka Anda bisa melakukan tips mengatasi migrain berikut ini:

1. Pengobatan secara tepat
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter, apalagi jika migrain Anda sudah mengganggu aktivitas rutin Anda. Semisal Anda harus tidak masuk ke kantor atau harus pulang lebih awal, hal ini tentu merupakan pertanda bahwa Anda harus mendapatkan penanganan pengobatan secara tepat.

2. Kenali pemicu migrain Anda
Coba introspeksi diri apa penyebab terjadinya migrain pada diri Anda. Seperti di poin pencegahan, Anda bisa mencatat pola hidup dan konsumsi Anda setiap harinya.

3. Mengenal pola migrain Anda
Biasanya migrain memiliki gejala-gejala awal seperti mual, nyeri ringan atau lekas marah. Nah, jika sudah begitu Anda bisa segera mengonsumsi obat lebih awal agar terhindar dari sakit migrain.

Health Blogs
Health Blogs My Zimbio W3 Directory - the World Wide Web Directory